Nikmati kemudahan transaksi yang lebih praktis saat di Malaysia. Anda bisa bayar belanja/kulineran dengan QR Pay via M2U ID App. Berlaku di merchant berlogo DuitNow.
Lebih mudah & praktis kirim dana ke luar negeri via M2U ID App, di proses dalam hitungan menit & biaya transfer USD10 per transaksi.
Di saat lupa PIN (Personal Identification Number) atau ingin mengganti PIN Maybank Kartu Debit/ATM Anda, lakukan reset PIN melalui M2U ID App. Lebih mudah & praktis tanpa harus datang ke cabang atau ke Maybank ATM.
Cukup atur frekuensi pembayaran, tagihan akan terbayar secara otomatis sesuai nominal tagihan listrik Anda. Transaksi jadi lebih praktis dan tepat waktu melalui M2U ID App.
Monitor berbagai informasi investasi dalam satu menu. Mulai dari informasi pasar sampai dengan profil risiko Nasabah untuk memudahkan Anda memilih jenis invetasi yang sesuai.
Kemudahan nabung emas ada dalam genggaman dengan buka Tabungan Emas Pegadaian di M2U ID App. Transaksi jual beli emas digital mulai dari Rp10 ribu. Pembelian emas dapat dilakukan secara berkala & bisa lihat informasi nilai emas secara real-time setiap hari. Tidak hanya untuk transaksi pembelian atau penjualan emas saja, Anda juga bisa cetak emas fisik/batangan dalam genggaman, tanpa harus ke toko emas.
Miliki kesempatan untuk bawa pulang motor Vespa LX 150 atau wujudkan liburan dengan hadiah travel voucher senilai Rp25 juta dari transaksi sebanyak-banyaknya di M2U ID App. Selain itu, dapatkan hadiah lainnya seperti MacBook Neo 256GB atau cash reward hingga Rp1 juta. Semakin aktif bertransaksi, makin besar peluang dapat hadiahnya.
Download M2U ID, transaksi dan raih hadiahnya!
Periode 1 September – 30 November 2026
Belanja, kuliner favorit, beli kopi/jajanan di Indonesia dan di Malaysia praktis bayarnya dengan Maybank QR Pay via M2U ID App dan bisa dapat cashback hingga Rp30 ribu. Caranya lakukan transaksi Maybank QR Pay via M2U ID App min. 3x dengan min. nominal transaksi Rp100 ribu per transaksi. Berlaku di semua merchant yang berlogo QRIS di Indonesia atau merchant berlogo DuitNow di Malaysia.
Periode 1 Oktober – 31 Desember 2026
Beli emas digital mulai dari Rp1 juta via M2U ID App dan dapatkan cash reward hingga Rp1,5 juta. Raih juga kesempatan untuk dapatkan hadiah grand prize berupa Garmin Watch Vivoactive.
Periode 1 Agustus - 31 Oktober 2026
Menjaga kesehatan tubuh melalui medical check-up sudah menjadi kebiasaan banyak orang. Namun, pernahkah Anda melakukan financial check-up?
Sama seperti kondisi kesehatan yang perlu dipantau secara berkala, kesehatan finansial juga perlu dievaluasi secara rutin. Perubahan penghasilan, gaya hidup, hingga bertambahnya kebutuhan keluarga dapat memengaruhi kondisi keuangan tanpa disadari. Dengan melakukan financial check-up, Anda dapat mengetahui apakah kondisi keuangan saat ini masih berada di jalur yang tepat untuk mencapai tujuan finansial di masa depan.
Berikut beberapa indikator untuk melihat kesehatan finansial Anda:
Melalui financial check-up, Anda dapat mengetahui apakah arus kas sudah sehat, tagihan terkelola dengan baik, cicilan masih dalam batas aman, dana darurat telah tersedia, serta perlindungan finansial sudah memadai. Dengan begitu, Anda dapat mengambil keputusan keuangan yang lebih bijak dan membangun masa depan finansial yang lebih aman serta terencana.
Memasuki periode baru bisa menjadi momentum untuk membangun kebiasaan yang lebih baik, termasuk dalam mengelola keuangan. Di tengah banyaknya kebutuhan dan kemudahan bertransaksi, pengeluaran kecil yang dilakukan berulang kali bisa membuat kondisi keuangan berjalan tanpa arah yang jelas.
Karena itu, melakukan kalibrasi keuangan bisa menjadi langkah sederhana untuk menata kembali keuangan. Bukan berarti harus berhenti menikmati hidup atau mengurangi semua pengeluaran, tetapi lebih kepada melihat kembali bagaimana uang digunakan dan memastikan setiap keputusan finansial tetap sesuai dengan kebutuhan dan tujuan yang ingin dicapai.
Melakukan kalibrasi keuangan dan sudah ada tujuan keuangan, pertanyaan berikutnya adalah: ke mana dana tersebut sebaiknya dialokasikan?
Sebelum menentukan instrumen, kita perlu memahami kondisi finansial, tujuan, jangka waktu, dan tingkat risiko yang sesuai.