Cara Membiasakan Diri untuk Berinvestasi

08 Mei 2019

Kebutuhan manusia sendiri pada dasarnya terklasifikasi menjadi kebutuhan primer, sekunder, dan tersier. Namun, seiring berkembangnya zaman yang diiringi juga dengan perkembangan teknologi, kebutuhan hidup manusia juga ikut semakin berkembang pada setiap kategorinya. Bicara mengenai kebutuhan ada hal lain yang juga seringkali mengiringinya, yaitu gaya hidup. Gaya hidup atau lifestyle yang dimiliki setiap orang tentu berbeda-beda dan dipengaruhi oleh beberapa faktor baik dari dalam maupun faktor dari luar.

Sangat tidak dipungkiri bahwa untuk menyeimbangkan kondisi stabilitas kebutuhan dan gaya hidup tentunya ada satu hal yang sangat penting sebagai kunci terjaganya kondisi pemenuhan kebutuhan hidup namun tetap seirama dengan berlangsungnya gaya hidup yaitu stabilitas finansial.

Untuk menjaga posisi stabilitas finansial terutama untuk memenuhi kebutuhan hidup, Anda dirasa perlu untuk mulai mempertimbangkan dan memikirkan mengenai perencanaan jangka panjang. Seperti sedang mempersiapkan masa depan, perencanaan jangka panjang ini juga sebagai tongkat atau tiang kokoh yang membantu Anda agar tidak cemas menghadapi hal-hal yang bisa saja terjadi secara mendadak sewaktu-waktu, karena tentu saja baik Anda atau orang lain pasti tidak mengharapkan atau menginginkan hal buruk terjadi pada kondisi keuangan.

Sebagai tindakan preventif terhadap hal-hal terkait dengan perubahan harga atau kondisi keuangan di masa mendatang, maka hal yang sepatutnya segera Anda pertimbangkan adalah memikirkan mengenai persiapan jangka panjang dalam bentuk investasi.

Secara umum, sebuah pemahaman dari investasi adalah mengenai penanaman aset atau dana yang dilakukan oleh sebuah perusahaan atau perorangan dalam jangka waktu tertentu untuk memperoleh imbal balik atau laba yang lebih besar di masa depan. Ada banyak hal yang terlibat dalam aktivitas ini, dan beberapa di antaranya adalah jumlah dana dan tujuan dari investasi itu sendiri serta di mana seseorang akan melaksanakan investasi tersebut. Gambaran mudah mengenai investasi yaitu dengan melakukan investasi uang yang dilakukan di bank terpercaya.

Beberapa orang memilih untuk membuka deposito sebagai bentuk investasi di bank yang bisa mendatangkan bunga di kemudian hari, sehingga kesimpulan sederhananya ialah, bila suatu hari Anda berpikir untuk membeli atau merenovasi rumah, melanjutkan pendidikan, atau untuk sekedar memiliki tabungan jangka panjang, Anda bisa memilih cara untuk berinvestasi dan menjadikan kebiasaan senang berinvestasi menjadi gaya hidup.

Pentingnya Investasi

Pentingnya berinvestasi ternyata tidak hanya berlaku untuk mereka yang telah memiliki aset banyak. Pentingnya berinvestasi justru sangat berarti bagi insan-insan yang menggantungkan diri pada pemasukan atau upah bulanan. Tentunya, akan ada persiapan yang harus dilakukan dalam kurun waktu yang tidak sebentar. Dengan perencanaan yang sangat baik, Anda dapat mengangsur atau mencicil segala kebutuhan yang diperlukan sedini mungkin agar perhelatan spesial itu dapat berjalan dengan lancar karena persiapannya yang baik.

Sama halnya seperti menjalani kehidupan ini, berbagai peristiwa penting yang akan datang dan bisa diperkirakan pasti akan menghampiri. Contohnya seperti biaya pendidikan, persiapan pernikahan, menghadapi kondisi kesehatan, hingga menjalani masa pensiun. Belum lagi ditambah dengan kebutuhan-kebutuhan lainnya seperti berlibur, membeli mobil atau rumah baru yang sebenarnya juga diperlukan dalam menjaga keseimbangan kehidupan.

Bila tidak ada perencanaan finansial yang baik, akan terasa sulit untuk memenuhi setiap kebutuhan itu jika hanya mengandalkan tabungan dan pemasukan bulanan. Jadi, pentingnya berinvestasi ialah untuk mempersiapkan bekal menghadapi segala kebutuhan hidup yang akan datang. Sejatinya, investasi sendiri merupakan salah satu bentuk tabungan yang dipersiapkan untuk jangka panjang atau masa yang akan mendatang.

Pedoman Sederhana Berinvestasi

Dari sekian banyak istilah dalam segala aktivitas investasi yang membutuhkan penjelasan panjang. Untuk di tahap awal atau pemula, Anda bisa meletakan fokus pada beberapa hal berikut ini:

Tujuan Jelas

Memiliki tujuan berinvestasi merupakan dasar yang cukup penting. Mengapa tujuan menjadi objek yang sangat penting? Karena tanpa memiliki tujuan yang jelas, Anda akan sulit menentukan langkah apa yang harus Anda ambil selanjutnya. Sebuah tujuan yang menjadi dasar berinvestasi akan mempengaruhi bentuk investasi yang sebaiknya diambil agar sesuai dengan kebutuhan Anda, mulai dari segi jangka waktu, jenisnya, hingga di mana Anda ingin menempatkan investasi tersebut.

Modal yang Bisa Disiapkan

Sama seperti dasar awal membuka suatu usaha, modal menjadi dasar kedua melakukan investasi. Dalam ranah investasi model ini membahas seputar dana atau aset yang Anda miliki sekarang. Dengan berkembangnya teknologi perbankan kini Anda sudah bisa berinvestasi dengan nominal modal seratus ribu rupiah atau kurang dari itu. Jenis modal ini juga mempengaruhi jenis investasi, misalnya emas, saham, atau properti.

Memahami Resiko

Sebagai seorang investor yang membangun sebuah investasi, pemahaman atas resiko pada diri sendiri dan juga pada jenis investasi sangat dibutuhkan. Hal ini menjadi sangat penting karena segala hal yang berhubungan dengan perputaran uang tidak akan pernah terlepas dari faktor rugi & laba. Sudah membahas mengenai resiko pada investasi, kini mari bahas mengapa sebagai investor, Anda juga memiliki risiko. Yang dimaksud dengan risiko pada diri sendiri adalah kemampuan secara finansial. Hal ini masuk akal karena, sebelum memutuskan untuk berinvestasi, terutama investasi uang hal pertama yang Anda lakukan tentu saja menyiapkan sejumlah dana, baik saat akan memulai maupun selama prosesnya.

Cara Membiasakan Diri untuk Berinvestasi

Bila saat ini Anda memiliki pendanaan yang cukup dan stabil, bebas dari hutang, dan merasa sudah memiliki tabungan yang cukup. Maka kondisi ini memungkinkan Anda untuk bisa memulai investasi.

Meskipun Anda masih ragu untuk memulai karena resikonya, namun memulai untuk berinvestasi saat ini akan memberikan Anda beberapa keuntungan di antaranya adalah membentuk pemahaman dan kemampuan dalam memilih instrumen investasi yang tepat, risiko, dan cara kerjanya serta mendapatkan keuntungan yang cukup memuaskan karena Anda juga memiliki waktu yang cukup. Berikut ini beberapa cara untuk membiasakan diri untuk berinvestasi.

Memahami Tujuan dan Manfaat Investasi untuk Finansial

Berinvestasi memiliki manfaat dan resiko bagi kondisi finansial. Oleh karena itu, hal paling mendasar sebelum mulai berinvestasi, Anda perlu pahami terlebih dahulu bagaimana investasi akan membawa pengaruh pada kondisi keuangan Anda. Hal mendasar yang perlu Anda pahami adalah tujuan Anda berinvestasi? Bila sudah mempertimbangkannya, Anda kemudian harus memahami dampak investasi bagi kondisi finansial Anda.

Contoh mudahnya adalah ketika saat ini memiliki dana yang menganggur, atau, dana sisa dari pendapatan setelah memenuhi segala kebutuhan utama, Anda bisa mengumpulkan sisa tersebut sebagai dana darurat, atau ditabung untuk membeli atau menciptakan aset baru, atau malah menginvestasikannya agar nilainya bertambah seiring berjalannya waktu.

Tentukan Nominal yang Akan Diinvestasikan

Setelah memahami dan menerima secara hati-hati manfaat dan tujuan kamu melakukan investasi. Selanjutnya tentukan pula nilai nominal yang akan secara rutin kamu investasikan pertama kali, berikutnya, dan setelahnya. Anda bisa menganalisa siklus keuangan, mulai dari berapa pendapatan dan berapa estimasi pengeluaran Anda untuk bulan ini.

Setelah itu, bila menemukan adanya selisih atau sisa dari pendapatan, segera sisihkan terlebih dahulu untuk tabungan atau untuk dana darurat agar pada suatu hari nanti bisa digunakan ketika dibutuhkan. Setelah Anda sudah mendapatkan nominalnya, rajinlah menganalisa keuangan agar Anda bisa menentukan nominal yang bisa diinvestasikan secara rutin.

Pilih Jenis Instrumen yang Sesuai

Dengan nilai nominal yang sudah dapatkan tadi, kemudian pilihlah investasi yang tepat yang cocok untuk nominal tersebut. Tapi, Anda perlu memastikan bahwa Anda paham betul terlebih dahulu mengenai risikonya, cara kerjanya, serta potensi keuntungan yang akan Anda dapatkan sebelum benar-benar berinvestasi. Apabila mungkin, pelajari juga seluruh terminologinya dan Anda juga bisa mulai berinvestasi saham, reksa dana, investasi emas, bahkan P2P Lending. Saham juga masih sering direferensikan sebagai salah satu jenis instrumen investasi yang paling tepat karena laba yang Anda peroleh sangat menjanjikan

Atur Keuangan

Mengawali kebiasaan berinvestasi merupakan awal yang baik untuk membiasakan gaya hidup baru yang sangat baik dan menguntungkan. Namun, dalam tahap-tahap berinvestasi Anda sangat dianjurkan untuk mengubah gaya hidup dalam hal finansial dan lebih perhatian untuk mengatur siklus keuangan.

Komitmen

Satu hal yang sangat perlu Anda miliki ketika memutuskan untuk menjalankan sesuatu yang sifatnya penuh intensitas adalah komitmen. Komitmen untuk mulai berinvestasi sangat diperlukan apalagi ranah investasi merupakan ranah yang cukup krusial karena berkecimpung dengan urusan finansial. Komitmen sangat diperlukan agar aktivitas investasi berjalan cukup baik. Tidak perlu terlalu menantang diri untuk berkomitmen hingga belasan bahkan puluhan tahun, awali dengan komitmen-komitmen sederhana untuk jangka waktu yang singkat-singkat terlebih dahulu.

Dengan memahami pentingnya investasi, maka sudah waktunya Anda mulai membiasakan diri untuk berinvestasi untuk mempersiapkan berbagai hal dan kebutuhan Anda ke depan nanti. Untuk mulai membiasakan diri berinvestasi, salah satu bentuk investasi yang bisa Anda pilih saat ini adalah deposito, dan Anda bisa memilih Maybank Deposito Online.

Untuk membuka deposito online di Maybank, Anda bisa melakukannya dengan mengakses layanan Maybank2u dengan akun milik Anda, lalu mengikuti langkah-langkahnya yang mudah dan cepat. Dengan fasilitas tersebut, Maybank Deposito Online menawarkan kemudahan untuk membuka investasi secara online yang akan sangat membantu Anda dalam berinvestasi, karena Anda dapat membuka deposito online dimanapun dan kapanpun. Anda dapat menentukan besaran jumlah dana yang akan Anda jadikan deposito berjangka serta jangka waktu deposito yang juga dapat Anda pilih sendiri sesuai dengan kebutuhan Anda.