05 Januari 2026
Di tengah kondisi ekonomi global yang penuh ketidakpastian, banyak Investor kini semakin selektif dalam mengelola dananya. Fluktuasi pasar saham, pelemahan nilai tukar dan perubahan suku bunga internasional membuat sebagian besar masyarakat kini lebih berhati-hati dalam memilih instrumen investasi. Mereka tidak hanya mengejar imbal hasil, tetapi juga mencari instrumen yang aman, stabil, serta memberikan kepastian pengembalian modal.
Salah satu instrumen investasi yang memenuhi kriteria tersebut adalah Surat Berharga Negara (SBN). Tidak hanya memberikan imbal hasil (kupon) yang kompetitif dan stabil, investasi ini juga berkontribusi langsung pada pembangunan negara. Dengan kata lain, berinvestasi di SBN menggabungkan manfaat finansial dan dampak sosial dalam satu produk.
Dalam beberapa tahun terakhir, ketidakpastian ekonomi global telah menjadi tantangan bagi para Investor. Kondisi geopolitik dunia, fluktuasi harga komoditas, hingga perubahan kebijakan moneter negara maju seringkali menimbulkan efek domino terhadap pasar keuangan domestik. Banyak instrumen investasi seperti saham dan reksa dana mengalami volatilitas yang cukup tinggi. Berbeda dengan itu, SBN menawarkan ketenangan karena:
Inilah alasan SBN banyak dijadikan fondasi portofolio, baik oleh Investor pemula maupun berpengalaman.
SBN (Surat Berharga Negara) adalah instrumen utang yang diterbitkan oleh pemerintah untuk membiayai kebutuhan anggaran, termasuk proyek-proyek infrastruktur dan pembangunan negara. Ketika Anda membeli SBN, Anda memberikan pinjaman kepada negara dan sebagai gantinya, pemerintah berkomitmen untuk membayarkan pokok pinjaman beserta kupon/imbalan sesuai waktu yang telah ditentukan.
Dijamin undang-undang
Pembayaran kupon dilakukan tepat waktu
Diawasi Kementerian Keuangan Republik Indonesia serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Nilainya relative stabil, tidak mudah terpengaruh gejolak pasar
Bagi Investor konservatif, SBN menjadi pilihan ideal untuk memperoleh imbal hasil sekaligus menjaga nilai aset.
Pemerintah menyediakan berbagai jenis SBN ritel, yaitu SBN yang bisa dibeli oleh individu Warga Negara Indonesia (WNI). SBN ritel berikut merupakan instrumen yang diterbitkan Pemerintah melalui pasar perdana sehingga pembeliannya hanya dapat dilakukan saat masa penawaran dibuka. Namun khusus ORI dan SR, Investor memiliki fleksibilitas tambahan karena dapat diperdagangkan kembali di pasar sekunder setelah masa penawaran selesai. Setiap jenis memiliki karakteristik dan sistem imbal hasil berbeda, baik konvensional maupun berbasis prinsip syariah.
SUN merupakan SBN yang dikelola berdasarkan prinsip konvensional, terdiri dari dua jenis utama:
ORI (Obligasi Ritel Indonesia)
Memberikan kupon tetap (fixed rate) yang dibayarkan setiap bulan. ORI dapat diperdagangkan di pasar sekunder, sehingga Investor memiliki potensi memperoleh capital gain ketika harga obligasi naik.
SBR (Savings Bond Ritel)
Memiliki kupon mengambang (floating with floor) yang menyesuaikan dengan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate). SBR tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder, tetapi menawarkan fitur early redemption, yaitu pencairan sebagian dana sebelum jatuh tempo.
SBSN diterbitkan berdasarkan prinsip syariah, bebas riba dan berlandaskan akad yang sesuai dengan ketentuan Islam. Beberapa jenis SBSN yaitu:
SR (Sukuk Ritel)
Menggunakan akad ijarah, dengan imbal hasil tetap setiap bulan. SR dapat diperdagangkan di pasar sekunder.
ST (Sukuk Tabungan)
Bersifat non-tradable (tidak bisa dijual kembali di pasar sekunder), namun juga memiliki fitur early redemption seperti SBR. Cocok bagi Investor yang ingin investasi syariah jangka menengah dengan risiko rendah.
Dengan berbagai pilihan ini, Investor bisa menyesuaikan preferensi mereka apakah menginginkan fleksibilitas perdagangan di pasar sekunder atau kepastian pengembalian dengan tenor tertentu.
Waktu terbaik investasi di SBN adalah saat penawaran SBN ritel dibuka atau saat suku Bunga turun jika berinvestasi SBN di pasar sekunder. Seri SBN Ritel di pasar Perdana hanya ditawarkan beberapa kali dalam setahun, masing-masing dengan seri dan tenor serta kupon yang berbeda. Oleh karena itu, Investor perlu memanfaatkan periode penawaran agar tidak ketinggalan momen untuk membeli.
Berinvestasi sejak dini juga membantu Anda membangun kebiasaan keuangan yang sehat. Dengan menempatkan sebagian dana di instrumen yang aman dan produktif, Anda tidak hanya melindungi nilai kekayaan dari inflasi, tetapi juga memperkuat fondasi finansial jangka panjang.
Berinvestasi dalam SBN memberikan berbagai manfaat menarik, baik dari sisi keamanan maupun potensi keuntungan finansial. Berikut beberapa alasan mengapa SBN menjadi instrumen investasi favorit di kalangan masyarakat Indonesia:
SBN adalah instrumen dengan risiko rendah karena pembayaran pokok dan kupon dijamin oleh negara melalui undang-undang.
Tingkat imbal hasil SBN umumnya lebih tinggi dibandingkan deposito bank. Kupon tetap (fixed rate) juga membuat Investor tidak perlu khawatir terhadap fluktuasi suku bunga.
Beberapa seri seperti SBR dan ST menawarkan opsi early redemption, yaitu pencairan sebagian dana sebelum jatuh tempo. Fitur ini memberikan fleksibilitas bagi Investor yang memerlukan dana darurat tanpa kehilangan seluruh investasi.
Untuk seri yang dapat diperdagangkan seperti ORI dan SR, Investor berpeluang mendapatkan capital gain ketika harga jual di pasar sekunder lebih tinggi dari harga beli.
SBN dapat digunakan sebagai jaminan (collateral) untuk mendapatkan pinjaman dari lembaga keuangan, menambah nilai guna bagi Investor.
Kombinasi keamanan, keuntungan rutin dan fleksibilitas inilah yang menjadikan SBN sebagai salah satu instrumen paling seimbang antara risiko dan imbal hasil.
Selain memberikan manfaat finansial bagi Investor, SBN juga berperan besar dalam pembangunan nasional. Dana yang terkumpul dari penjualan SBN digunakan pemerintah untuk membiayai berbagai proyek pembangunan mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, gizi, hingga proyek berkelanjutan seperti proyek hijau, program yang mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Dengan membeli SBN, Anda secara tidak langsung ikut berkontribusi pada pembangunan bangsa. Investasi Anda tidak hanya memberikan imbal hasil pribadi, tetapi juga mendorong kemajuan ekonomi nasional. Keuntungan yang diperoleh bukan hanya materi, tetapi juga kebanggaan sebagai warga negara yang berperan dalam kemajuan Indonesia.
Berinvestasi SBN menjadi jauh lebih mudah berkat M2U ID App dari Maybank Indonesia. M2U ID App memungkinkan Anda membeli, memantau, hingga menjual SBN secara online tanpa perlu datang ke kantor cabang.
Berikut berbagai keunggulan investasi SBN lewat M2U ID App:
Investasi mulai dari Rp 1 juta, cocok untuk pemula yang ingin mulai berinvestasi dengan modal kecil.
Akses 24/7, kapanpun dan dimanapun Anda berada.
Tersedia SBN Perdana dan Sekunder, sehingga Anda bisa membeli saat penawaran awal maupun memperdagangkan SBN di pasar sekunder.
Fitur jual beli SBN pasar sekunder, memungkinkan transaksi cepat dan transparan.
Simulasi SBN sebelum pembelian, membantu Anda menghitung estimasi kupon/imbal hasil dan perencanaan keuangan.
Tersedia panduan dan glossary investasi, agar Investor pemula lebih memahami istilah keuangan dengan mudah.
Monitoring pemesanan secara real-time, memudahkan pelacakan status transaksi Anda.
Fitur redemption (pencairan dana sebagian) sebelum jatuh tempo untuk jenis SBN tertentu.
Penawaran cashback untuk pembelian di pasar perdana
Dengan kemudahan ini, siapa pun dapat menjadi Investor SBN dengan praktis tanpa proses manual, tanpa antri dan repot.
Yuk mulai investasi SBN melalui M2U ID App. Dapatkan kemudahan dan berbagai fitur lengkapnya sekarang!