26 Agustus 2026
Digitalisasi telah mengubah cara perusahaan menjalankan operasional bisnis sehari-hari, termasuk dalam melakukan transaksi perbankan. Mulai dari transfer dana, pembayaran vendor, hingga transaksi payroll kini dapat dilakukan secara online melalui platform internet banking bisnis.
Di balik kemudahan tersebut, keamanan transaksi menjadi aspek yang tidak bisa diabaikan. Untuk memberikan perlindungan yang lebih optimal sekaligus meningkatkan kenyamanan Nasabah bisnis, Maybank Indonesia menghadirkan fitur Secure2u di aplikasi M2E sebagai metode otorisasi transaksi yang lebih modern dibandingkan penggunaan token fisik.
Secure2u adalah fitur otorisasi transaksi digital pada aplikasi M2E yang digunakan untuk menyetujui transaksi bisnis secara aman melalui perangkat seluler yang telah terdaftar.
Berbeda dengan token fisik yang menghasilkan One-Time Password (OTP), Secure2u memanfaatkan sistem autentikasi langsung pada aplikasi M2E. Setiap transaksi yang memerlukan persetujuan akan mengirimkan notifikasi ke perangkat Pengguna sehingga proses otorisasi dapat dilakukan dengan lebih cepat dan praktis.
Penggunaan Secure2u memberikan berbagai keuntungan bagi perusahaan maupun Pengguna yang rutin melakukan transaksi bisnis.
Anda tidak perlu lagi membawa token fisik ke mana pun. Seluruh proses otorisasi dilakukan melalui aplikasi M2E yang sudah di download dari Playstore/Appstore dan terpasang pada smartphone.
Saat ada transaksi yang memerlukan persetujuan, Anda akan menerima notifikasi langsung di aplikasi. Proses approval dapat dilakukan dalam beberapa langkah tanpa perlu menggunakan token fisik.
Secure2u menggunakan sistem autentikasi yang terhubung dengan perangkat yang telah didaftarkan. Hal ini membantu memastikan bahwa hanya pengguna yang berwenang yang dapat memberikan persetujuan transaksi.
Karena tidak menggunakan perangkat token fisik, risiko kehilangan, kerusakan, atau baterai habis dapat diminimalkan.
Otorisasi transaksi dapat dilakukan selama perangkat yang telah terdaftar tersedia dan terhubung ke internet, sehingga memudahkan pengelolaan transaksi bisnis dari berbagai lokasi.
Secure2u digunakan sebagai metode otorisasi untuk berbagai transaksi bisnis yang dilakukan melalui M2E sesuai dengan kebijakan yang berlaku.
Beberapa contoh transaksi yang umumnya memerlukan otorisasi antara lain:
Dengan menggunakan Secure2u, seluruh proses persetujuan transaksi dilakukan melalui aplikasi M2E tanpa memerlukan token fisik.
Sebelum melakukan aktivasi Secure2u, pastikan beberapa persyaratan berikut telah dipenuhi:
Memastikan seluruh persyaratan terpenuhi akan membantu proses aktivasi berjalan lebih lancar.
Aktivasi Secure2u dapat dilakukan langsung melalui aplikasi M2E. Berikut langkah-langkah yang bisa diikuti:
Untuk panduan terbaru dan langkah aktivasi yang lebih detail, Anda dapat kunjungi halaman ini.
Selain menggunakan Secure2u, penerapan kebiasaan digital yang aman juga penting untuk membantu melindungi akun bisnis Anda.
Beberapa tips yang dapat diterapkan antara lain:
Dengan menerapkan langkah-langkah tersebut, keamanan transaksi bisnis dapat lebih terjaga.
Perkembangan teknologi menghadirkan cara yang lebih praktis untuk mengelola transaksi bisnis tanpa mengurangi aspek keamanan. Secure2u di M2E memungkinkan proses otorisasi dilakukan langsung melalui perangkat yang telah terdaftar sehingga lebih efisien dibandingkan penggunaan token fisik.
Bagi pengguna M2E yang belum mengaktifkan Secure2u, yuk lakukan aktivasi agar dapat menikmati pengalaman transaksi bisnis yang lebih aman, praktis dan nyaman!