Weekly Market Update


PASAR GLOBAL

Zona Amerika

Menteri Keuangan Amerika, Steven Mnuchin, memberikan pernyataan bahwa reformasi pajak dapat disahkan oleh kongres sebelum Agustus 2017. Menurutnya, reformasi pajak akan berfokus pada pengurangan pajak bagi masyarakat penghasilan menengah serta simplifikasi bisnis.

Tanggal 28 Februari 2017 akan dirilis data pertumbuhan ekonomi di kuartal IV (revisi) yang diproyeksi akan tumbuh sebesar 2,1% yoy.

Zona Eropa

Sementara dari Eropa, negara Perancis akan mengadakan pemilu di April 2017, mengacu pada survei, Marine Le Pen akan memenangi pemilihan ini. Di dalam kampanyenya, Le Pen menjanjikan akan mengadakan referendum dan memastikan bahwa ekonomi Perancis akan tetap baik walaupun memisahkan diri dari Zona Euro (seperti yang terjadi di Inggris).


PASAR INDONESIA

Dari dalam negeri, Bank Indonesia memproyeksi bahwa ekonomi di kuartal I - 2017 tumbuh di bawah 5,05%.

Bencana banjir dikuatirkan oleh Bank Indonesia dapat berdampak pada inflasi karena mengganggu masa panen serta jalur distribusi pangan di sejumlah wilayah.  Namun, berdasar survei, inflasi di Februari 2017 hanya berada di kisaran 0,35% MoM vs Januari 2017 0,97% MoM (data akan dirilis 1 Maret 2017).


PANDANGAN PASAR

Minggu lalu, IHSG mencatatkan kenaikan 0,65%WoW ke level 5,386, sejalan dengan mayoritas bursa di regional yang mengalami kenaikan. Asing melakukan penjualan bersih sebesar USD 59,5 Juta (YTD: USD -127,1 Juta). Tercatat enam sektor mengalami kenaikan dan tiga sektor mengalami penurunan dimana sektor yang mengalami kenaikan paling banyak adalah sektor aneka industri sebesar +3,0% WoW. Sebaliknya, sektor industri dasar mengalami penurunan yang paling dalam yaitu -1,8% WoW.

Untuk pasar obligasi, yield benchmark SUN 10 tahun bergerak flat ke level  7,51%. Untuk INDON 10 tahun (INDON 27), yield bergerak turun ke level 3.86% dan yield US Treasury 10 tahun turun di level 2,31% (dibandingkan dengan posisi per 17 Februari 2017 yaitu 3,92% dan 2,41%). Premi resiko Indonesia yang terefleksikan dalam CDS 5 tahun turun ke level 126bps. Rupiah ditutup pada level Rp13.331,-/USD, menguat 0,02% dibandingkan dengan minggu lalu.

Kepemilikan asing pada pasar SUN per 23 Februari 2017 tercatat sebesar Rp686,73 Triliun atau sebesar 36,96% dari total outstanding-nya, menurun dibandingkan posisi per 17 Februari 2017 yaitu sebesar Rp688,68 Triliun (37,18% dari total outstanding-nya).

Pasar modal masih diliputi fluktuasi yang tinggi dikarenakan faktor eksternal maupun internal. Kenaikan suku bunga The Fed dan resiko dari pemilu di negara-negara Eropa dalam waktu dekat, dan dari domestik, pilkada DKI yang memasuki putaran kedua menjadi pertimbangan investor asing untuk memilih menunggu hingga pilkada ini selesai. Berdasarkan pembicaraan dengan analis-analis di sekuritas, mayoritas investor asing dalam posisi underweight Indonesia, dan sejak Trump terpilih, arus dana asing yang keluar mencapai  USD 1,2 Miliar. Hal ini juga tercermin dari performa IHSG yang masih dibawah indeks regional. Peluang pemeringkat rating S&P untuk meningkatkan rating surat utang Indonesia ke level investasi juga terbuka dikarenakan ekonomi Indonesia yang membaik di 2017 ini.

Dengan alasan di atas, disarankan investor untuk berfokus pada produk money market selama semester pertama ini. Untuk investor yang memiliki rentang investasi yang lebih panjang dan cenderung mencari kesempatan di saat terjadinya koreksi pada IHSG, disarankan investor untuk melakukan Dollar Cost Averaging pada reksa dana saham.

DISCLAIMER:
Semua informasi, disajikan sebagai informasi dan tidak diartikan sebagai tawaran atau ajakan untuk menjual, membeli atau memesan efek dan/atau instrumen keuangan lainnya. Nasabah diharap melakukan penilaian sendiri secara independen atas infor masi yang terdapat dalam materi riset ini, dengan mempertimbangkan tujuan investasi, kondisi dan kebutuhan keuangan masing-masing. Nasabah harap berkonsultasi dengan profesional dalam hal hukum, bisnis, keuangan dan implikasi lainnya sebelum melakukan transaksi-transaksi sebagaimana termaktub dalam materi riset ini.

 

Copyright © PT Bank Maybank Indonesia Tbk 2015.