Weekly Market Update


PASAR GLOBAL

Amerika

Dalam pertemuan bank sentral sedunia di Jackson Hole, Gubernur The Fed Janet Yellen tidak memberikan arahan yang detil terkait kebijakan moneter kedepannya. Janet Yellen mengatakan bahwa sistem keuangan sekarang lebih aman dalam menghadapi krisis.

Eropa

Presiden Bank Sentral Eropa, Mario Draghi memberikan outlook dalam pertemuan bank sentral sedunia akan tetapi dia tidak memberikan arahan yang terkait kebijakan moneter zona Eropa di masa mendatang. Dia mengatakan bahwa ekonomi di zona Eropa telah pulih, namun masih di tahap awal.

Zona Asia

Setelah penurunan suku bunga benchmark sebesar 25bps, Bank Indonesia akan melakukan relaksasi kebijakan Loan to Value (LTV) berdasarkan wilayah. Down payment pembelian properti dan otomotif dapat diperkecil yang diharapkan bisa diimplementasikan pada tahun ini.

Bank Indonesia memprediksi bahwa inflasi di tahun 2017 berada di level 4%. Gubernur Bank Indonesia mencatat capital inflow hingga Agustus 2017 mencapai Rp 130 Triliun lebih rendah dibandingkan pada Agustus 2016 sebesar Rp 150 Triliun. Namun lebih besar dibandingkan capital inflow di tahun 2016 sebesar Rp 126 Triliun (akibat adanya capital reversal karena pemilihan Presiden Amerika Serikat). Paket kebijakan ekonomi terbaru akan dirilis akhir Agustus 2017 (fokus pada proses perizinan investasi).


PANDANGAN PASAR

Kebijakan Bank Indonesia memangkas suku bunga acuan sebesar 25bps mendorong penguatan pasar modal. IHSG ditutup menguat 0,4% ke level 5.915 yang merupakan posisi tertinggi sepanjang tahun 2017, terutama didorong oleh sektor pertambangan dan sektor yang diuntungkan dengan penurunan suku bunga. Dari arus transaksi, asing masih melakukan penjualan bersih sebesar USD 126 Juta sehingga posisi inflow dari awal tahun turun ke USD 149 Juta.

Untuk pasar obligasi, yield SUN benchmark 10 tahun turun ke level 6,79%, yield INDON 10 tahun cenderung flat di level 3,58% dan yield US Treasury 10 tahun turun ke level 2,17%. Premi risiko Indonesia yang terefleksikan dalam Credit Default Swap (CDS) 5 tahun juga mencatatkan penurunan ke level 105bps dan Rupiah menguat 0,16% ke level Rp13.344,-/USD. Kepemilikan asing pada pasar SUN per 23 Agustus 2017 sebesar Rp 780 Triliun (39,1% dari total outstanding), flat dibandingkan posisi satu minggu sebelumnya.

Penurunan suku bunga acuan menjadi sentimen positif pasar modal ditengah minimnya katalis, walaupun sentimen positif ini hanya bersifat jangka pendek. Pasar masih cenderung mencermati perkembangan global terutama menyangkut perkembangan kebijakan Amerika Serikat kedepannya.

Tetaplah berinvestasi!

DISCLAIMER:
Semua informasi, disajikan sebagai informasi dan tidak diartikan sebagai tawaran atau ajakan untuk menjual, membeli atau memesan efek dan/atau instrumen keuangan lainnya. Nasabah diharap melakukan penilaian sendiri secara independen atas informasi yang terdapat dalam materi riset ini, dengan mempertimbangkan tujuan investasi, kondisi dan kebutuhan keuangan masing-masing. Nasabah harap berkonsultasi dengan profesional dalam hal hukum, bisnis, keuangan dan implikasi lainnya sebelum melakukan transaksi-transaksi sebagaimana termaktub dalam materi riset ini.

 

Copyright © PT Bank Maybank Indonesia Tbk 2015.