Home / Highlights / Market Update


22 April 2019

PASAR GLOBAL

Global

Menutup akhir perdagangan pekan lalu pada hari Kamis indeks acuan S&P 500 ditutup naik 0,16% pada level 2.905,03 ditopang oleh kenaikan saham-saham pada sektor industri. Imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun turun 3,4bps pada level 2,56%. Rilis data ekonomi Amerika Serikat adalah Initial Jobless Claims (13 April 2019) 192.000 lebih rendah dibanding sebelumnya 196.000, Markit US Manufacturing PMI (April 2019) 52,4 dibawah survei 52,8, Markit US Services PMI (April 2019) 52,9 lebih rendah dibanding sebelumnya (Maret 2019) 55,3.

Asia

Indeks acuan MSCI Asia Pacific Jumat kemarin ditutup relatif flat 0,03% ke level 163,07 dan tercatat berhasil membukukan kenaikan 11% secara Year To Date.  Sinyal  Dovish  The  Fed  dan  perkembangan negosiasi dagang Tiongkok – Amerika Serikat akan menjadi katalis positif terhadap pergerakan pasar saham kedepannya. Rilis data Natl CPI YoY Jepang (Maret 2019) 0,5% meningkat dibanding sebelumnya (Februari 2019) 0,2%.

Indonesia

IHSG ditutup naik 0,4% ke level 6.507,22 pada Kamis pekan lalu dan tercatat sempat menyentuh level 6.621,47. Investor asing mencatatkan pembelian bersih senilai Rp1,4 triliun. Imbal hasil obligasi pemerintah tenor 10 tahun turun 3,4bps pada level 7,58%.


Sumber : PT Manulife Asset Manajemen Indonesia


DISCLAIMER:
Semua informasi, disajikan sebagai informasi dan tidak diartikan sebagai tawaran atau ajakan untuk menjual, membeli atau memesan efek dan/atau instrumen keuangan lainnya. Nasabah diharap melakukan penilaian sendiri secara independen atas infor masi yang terdapat dalam materi riset ini, dengan mempertimbangkan tujuan investasi, kondisi dan kebutuhan keuangan masing-masing. Nasabah harap berkonsultasi dengan profesional dalam hal hukum, bisnis, keuangan dan implikasi lainnya sebelum melakukan transaksi-transaksi sebagaimana termaktub dalam materi riset ini.